Pernah ngga ketemu seseorang yang mana setelah sekian lama berhubungan dengannya dan mulai membuka kisah pribadi, tiba2 muncul suatu kesadaran baru..

Hey, ternyata elo ma gua tuh mirips!

Mirip yang gua maksudkan di sini bukan kemiripan fisik lho yaa, tapi mirips dalam hal2 lainnya, semisal sifat, hobi, cara memandang sesuatu, permasalahan yang dihadapi, etc.

Gua punya 2 teman yang mana after a while, baru nyadar kalo kita semua are dealing with the similar old classical lifetime problems.

Tentu aja ga sama persis tapi secara garis besar and beberapa detail, we’re on the same boat.

Keuntungan dari hal ini adalah I get to see myself in them.

Ketika mereka membicarakan masalah mereka, I was like mirroring, I was like seeing reflections.

Menarik juga sih sebenarnya, ibaratnya gua berperan ganda antara jadi pelaku dan penonton sekaligus.

Gua jadi bisa ngeliat dengan lebih jelas di mana letak kesalahan gua selama ini.

Karena pas gua hanya berperan sebagai pelaku, gua hanya melihat dari sudut pandang gua aja yang mana menurut gua yaa jelas benar donks :p

Baru ketika gua menjadi penonton, gua bisa ngeliat how we always pushed each other’s (red) button!

Mang musti belajar anger management biar ga gampang kepancing emosinya, huehehe :p

Advertisements